Wednesday, December 22, 2010
Di sini di dalam hatiku
Gemuruhnya sampai di sini
Di sini di urat darahku
Meskipun tembok yang tinggi mengurungku
Berlapis pagar duri sekitarku
Tak satu pun yang mampu menghalangiku
Menyala di dalam hatiku
Hari ini hari milikiku
Juga esok masih terbentang
Dan mentari kan tetap menyala
Di sini di urat darahku

| Reaksi: |
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
My Word
I remember YOU when nature is so dark pitch, and his face was covered in dust black era. I call YOUR name out loud at dawn, and dawn was broke as she spread a beautiful smile.
Blog Archive
Powered by Blogger.
LinkQ
Categories
- algor (7)
- antivirus (2)
- beet (2)
- berita (2)
- bingung? (3)
- cooking (1)
- data praktikum (1)
- fisika (3)
- hack (1)
- IMK (5)
- instropeksi diri (15)
- interaction design (2)
- iptek (3)
- kompie (7)
- love (13)
- Moeslem (12)
- motivasi (7)
- pandu's photo (7)
- PENCATAT JEJAK (2)
- Resensi (15)
- RPL (1)
- syair ku (7)
- t (1)
- tata diri (11)
Share Your Location
Please accept Pop-Up and share your location with google account.
GPS powered by: Geolocation
About Me
- Ikhwan Al-Bayan
- DUNIA ini adalah FANA, sebagaimana ANA yang FANA. Kusiapkan keFANAan ini untuk keKEKALan. ANA hanya deretan logaritma tersusun dari untaian KALAM AL-QURAN Aku adalah aku yang memutuskan kemana aku harus melangkah tapi Allah adalah tuan ku Ia yang memberiku perintah, dan aku akan mematuhi perintahNYA

0 komentar:
Post a Comment