Thursday, April 07, 2011
Ku buka kembali lembaran sejarah dalam hidup, ku tatap dalam lembaran goresan tinta hasil jerih tahunan. Ku perhatikan dan kurasakan pengorbanan mereka, perjuangan mereka. Serasa mereka hadir disekeliling ku, memberikan ku api semangat, tuk lanjut melangkah dan terus mengkaji khasanah keilmiah. Dan kini ku sampai pada masa dimana  aku mulai merasakan itu semua. Kurasakan bagaimana harus menyelesaikan persamaan yang sudah lama tidak ku lakukan bersama. Ya  ku lakukan bersama diri dan kegilaan yang biasa aku lakukan. Sahabat dalam perjumpaan ini ku ucapkan terima kasih telah menemaniku selama hampir 2 tahun, bersama kalian memberikan kenangan tersendiri. Kini sudah saatnya kita berpisah. Antara jiwa dan raga tiada lagi menyatu. Saat sebuah keluarga harus terputus dalam waktu, saat semua kesenangan yang baru ku rasakan harus segera terhenti, aku putuskan tuk mengikuti masa. Terimakasih atas kebersamaan yang telah kalian bagi dengan ku. Sampai jumpa di masa berkekalan. Masa dimana semua kefanaan pudar, masa dimana kita bisa bertemu dengan pencipta, insya allah, amin.
Semua berkat kehendak ALLah, maka jangan kau tanyakan…

0 komentar:

Eramuslim: Berita

My Word

I remember YOU when nature is so dark pitch, and his face was covered in dust black era. I call YOUR name out loud at dawn, and dawn was broke as she spread a beautiful smile.

Blog Archive

Powered by Blogger.

Categories

Who Follow Me

Islamic Calendar

Search

Loading...

Share Your Location

Please accept Pop-Up and share your location with google account. GPS powered by: Geolocation

About Me

My Photo
Ikhwan Al-Bayan
DUNIA ini adalah FANA, sebagaimana ANA yang FANA. Kusiapkan keFANAan ini untuk keKEKALan. ANA hanya deretan logaritma tersusun dari untaian KALAM AL-QURAN Aku adalah aku yang memutuskan kemana aku harus melangkah tapi Allah adalah tuan ku Ia yang memberiku perintah, dan aku akan mematuhi perintahNYA
View my complete profile

FEEDJIT Live Traffic Feed